Sering Kerja Malam? Awas Kanker!

Anda sering bekerja di malam hari? Hati-hati risiko penyakit kanker menyerang Anda. Sebuah studi menjabarkan wanita yang kerap bekerja di malam hari berisiko terkena kanker dari 30 hingga 50%. Waduh…

Para peneliti menemukan adanya hubungan yang erat antara lampu di malam hari dan kanker. Sebuah studi Epidemologi Kanker dari Danish Institut melaporkan bahwa wanita yang selama 6 bulan bekerja 60% di malam hari punya risiko tinggi terserang penyakit kanker payudara.

Studi lain dari Harvard juga meneliti 80 ribu perawat yang kerap berpindah jam kerja dari siang ke malam punya risiko lebih tinggi terkena kanker usus besar dan rektal sebanyak 35%. Tapi jangan khawatir dulu, hasil studi ini belum mutlak karena masih dalam pengembangan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Demikian 1stholistic, Senin (9/10/2006).

Apa hubungannya bekerja di malam hari dengan penyakit kanker? Cahaya lampu ternyata adalah perangsang utama yang mengganggu kelenjar pineal yang terletak di area hypothalamus di otak. Kelenjar pineal ini mengatur produksi melatonin yang bekerja di malam hari. Produksi melatonin ini hanya berlangsung jika tubuh tak mendeteksi adanya cahaya. Jika ada cahaya lampu, bulan, atau cahaya apapun terdeteksi dalam tubuh maka produksi melatonin secara otomatis berhenti.

Melatonin adalah hormon yang melindungi kita dari tumbuhnya tumor dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Melatonin memperbaiki sistem kekebalan tubuh dengan mengurangi produksi estrogen yang membantu pertumbuhan sel-sel di payudara dan mengikat radikal bebas.

Produksi melatonin dalam tubuh berlangsung seiring dengan circadian, jam internal pagi dan malam tubuh. Kelenjar pineal mulai memproduksi melatonin sejak jam 8 malam dengan syarat keadaan gelap. Produksi melatonin mencapai puncaknya pada jam 3 pagi dan berhenti sekitar jam 7 pagi.

Semua cahaya yang menyala ketika malam hari seperti cahaya bulan, lampu neon, lampu jam bahkan lampu kamar mandi dapat membuat kelenjar berhenti bekerja. Dan ketika gelap, kelenjar akan kembali berproduksi namun jumlah melatonin tidak akan mencapai hasil yang maksimal lagi.

Nah, wanita yang secara permanen bekerja di malam hari tentunya tak memiliki produksi melatonin yang cukup. Sehingga risiko kanker payudara makin tinggi. Tapi risiko terserang kanker payudara ini bisa dilawan dengan diet sayur-sayuran, berolah raga secara teratur dan mengurangi kebiasaan merokok. Ayo, mulai hidup sehat!

sumber: http://www.detikhot.com/index.php/love.read/tahun/2006/bulan/10/tgl/09/time/104229/idnews/691551/idkanal/227

3 Responses to “Sering Kerja Malam? Awas Kanker!”

  1. DriveMan Says:

    kalo mau mati mati aja mas
    emangnya manusia tidak lepas dari kematian
    nyama ditangan Tuhan !

  2. roobicen Says:

    now I’ll be tuned..

  3. гей порно знакомства Says:

    я считаю: отлично!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: